Daftar Blog Saya

Sabtu, 29 Desember 2012

Harajuku

Harajuku style, kata-kata ini sering kali terdengar di telinga anak muda jaman sekarang,ga anak sekolah,anak remaja,sampe nenek-nenek membicarakan nya XD #Plakkkkk..

Ga usah bertele-tele lagi,sebener nya  “Harajuku” merupakan nama salah satu jalan di daerah Tokyo yang akhirnya lebih terkenal sebagai wilayahnya tempat anak muda untuk ajang adu penampilan, baik berbentuk cosplay, bermusik ataupun berdagang barang-barang aneh dan juga ajaib. 

Wilayahnya yang tidak begitu luas terkadang membuat bingung batasan dimana Harajuku sebenarnya berada. Tapi untuk gampangnya, tempat ini bisa di capai melalui JR Yamanote Line lalu turun di Stasiun Harajuku atau di Stasiun Meijijingumae dengan Subway Chiyoda Line. Atau buat mereka yang ingin menghemat transportasi sekaligus berolahraga, bisa mencoba berjalan kaki mengikuti papan penunjuk jalan dari Shibuya(30min) atau dari Shinjuku(40min). 

Jadi sudah bisa ditebak kalau Harajuku ini terletak di antara Shibuya dan Shinjuku atau mungkin lebih tepatnya antara Shibuya dan Yoyogi. Untuk info mengenai penginapan disekitar sini, bisa dilihat di Info Hotel Murah di Tokyo.

Daripada bingung membahas wilayah Harajuku, mungkin lebih baik kita membahas “Ada apa disana?”. Jawabannya mungkin hanya berkisar tentang : anak muda, keramaian, tempat shopping, dan juga kuil. Dan ada baiknya anda datang pada siang hari, karena kuil ditutup setelah pukul 17.00 sedangkan pertokoan di Takeshita Dori biasanya hanya sampai pukul 20.00 saja. Jadi jangan sampai anda berkunjung ke Harajuku dan merasa sia-sia karena tidak menemukan apapun juga disana.


Meiji Shrine
Merupakan kuil yang terletak dibelakang stasiun Harajuku dan berlawanan arah dengan Takeshita Dori. Pada saat memasuki wilayah kuil anda akan terkesan karena seakan-akan meninggalkan hiruk-pikuknya kota besar. melewati gerbang kuil yang tinggi dan lebar jalananannya berkerikil dan dikelilingi oleh pepohonan yang seperti hutan kecil. Kuil ini dibangun pada pemerintahan Meiji sebagai bentuk penghargaan para rakyat terhadap sang Kaisar dan Permaisuri. Sampai saat ini kuil ini masih dipakai untuk penyelanggaran upacara keagamaan, pernikahan dan lain sebagainya.
 
Cosplay
Buat orang asing yang datang ke Jepang, terkadang kurang sah rasanya kalau tidak datang ke Harajuku. Tapi kalau dilihat dari paket-paket tour ke Jepang, rasanya hampir tidak pernah ditemukan jadwal untuk berkunjung ke Harajuku. Oleh karena itu kebanyakan mereka yang datang kesini adalah mereka yang melakukan perjalanan sendiri. Tapi, sering kali mereka kecewa ketika sudah berkunjung ke Harajuku karena tidak menemukan satupun anak muda yang berdandan aneh. Ini dikarenakan mereka datang pada hari kerja biasa dimana kemungkinan para anak muda ini sedang sibuk bersekolah. Jadi perlu dicatat, kalau ingin melihat cosplay sebaiknya pada hari minggu dan even-even tertentu. Dan tempatnya adalah disekitar pintu masuk menuju Meiji Shrine didekat jembatan penyeberangan menuju Yoyogi 
Olympic Stadium.
 
Nantinya akan banyak ditemukan anak-anak muda bergaya sesuai tokoh anime kesukaan mereka, lengkap mulai dari dandanan, pakaian sampai cara mereka berpose. Tapi bukan berarti dengan mereka berpakaian seperti itu kita bisa bebas menggambil gambar mereka, ada baiknya meminta ijin terlebih dahulu karena kalau tidak, ada kemungkinan mereka akan marah dan meminta anda untuk menghapus gambar yang sudah anda curi istilahnya.
 
Takeshita Dori
Merupakan tempat yang paling ramai di Harajuku, karena dijalan ini banyak sekali toko-toko yang berjualan pakaian, pernak-pernik, kosmetik, makanan dan lain-lain. Sebenarnya tempat inilah yang merupakan jantung dari Harajuku, karena jalan Takeshita ini sendiri jauh lebih ramai daripada jalan yang bernama Harajuku itu sendiri. Jadi jangan kaget kalau seandainya pada akhir pekan anda datang kemari dan ternyata harus berdesak-desakan melewati jalanan ini yang panjangnya hanya sekitar 500m saja. Pada umumnya harga-harga barang yang dijual disini relatif cukup murah bagi anak muda Jepang, karena ada beberapa toko yang menjual tas atau sepatu hanya dengan seharga 1000Yen ataupun baju dibawah 1000yen. Disini juga bisa ditemui Daisho, toko dengan satu harga yaitu 100yen. Selain itu jangan lupa untuk mencoba bermacam-macam pilihan Crepes dengan aneka pilihan rasa.
 
Meiji Dori
Disepanjang jalan ini bisa ditemui pertokoan yang lebih besar, dan tentunya harga yang di tawarkan juga berbeda. LaForet merupakan salah satu komplek pertokoan yang cukup terkenal disini, letaknya tepat di ujung perempatan menuju ke arah Omotesando. Di seberang jalan anda bisa menemui GAP dan juga Adidas store. Tidak ketinggalan, Forever21 dan H&M juga bisa ditemukan didekat sini. tempat ini sangat cocok bagi mereka yang suka shopping seharian.
 
Omotesando
Omotesando juga merupakan salah satu tempat shopping yang cukup terkenal di Jepang, khususnya bagi mereka pecinta barang bermerk macam Louis Vitton, Chanel, Prada, dan lain sebagainya. Bagi mereka yang hendak mencari oleh-oleh bisa mencoba mampir di Oriental Bazaar karena disini banyak tersedia pilihan mulai dari barang pecah belah, aksesoris, kaos, yukata dan juga kimono. Tidak ketinggalan pula Kiddy Land yang menjual barang-barang menarik untuk anak-anak dan juga orang dewasa mulai dari produk Disney, hingga robot-robot lucu dan barang-barang hobi lainnya.
 
Harajuku Dori
Sekedar petunjuk bagi mereka yang ingin menemukan jalan Harajuku yang sesungguhnya : Keluar dari stasiun Harajuku dan berjalan lurus melalui Takeshita Dori sampai Meiji Dori, dan nantinya diseberang jalan anda akan menemukannya. Harajuku street yang asli akan terlihat jauh lebih sepi dan tak banyak peminat, tapi ada beberapa butik dan toko menarik yang bisa ditemui disana.


Selasa, 13 November 2012

Dean Fujioka

Aloha, smuanyaaaaaaa.....
Ada yang tau Dorama Taiwan "Miss no Good" gak?
Itu lho...yang cast utamanya Rainie Yang, Willber Pan, dan Dean Fujioka...
tentang cinta segitiga gitu...
tapi, jarang yang tau kale ya karna gak diputar di channel indonesia kecuali Tv More...
nie dorama udah lama buangat a.k.a jadul ya tapi tetep keren abiezt dan kocak banget dah...
Dorama ini bercerita tentang perjuangan, cinta, persahabatan...
kalo gak percaya silahkan nonton aja sendiri -digebuk publik-

dan salah satu pemeran utamanya adalah Dean Fujioka as Jia Si Lee, teman masa kecilnya Xiao Hua... Aktor tampan ini membuat hati ku terpikat saking terpikatnya dia gak dia kenal aku -hiks-...
Ya, disini akan ku bahas tentang aktor tampan Dean Fujioka itu...
yupz, berikut biodatanya...


  • Name: 藤岡靛 / Teng Gang Dian
  • Japanese name: 藤岡竜雄 / Fujioka Tatsuo
  • English name: Dean Fujioka
  • Profession: Actor and model
  • Birthplace: Fukushima, Japan
  • Birthdate: 1980-Aug-19
  • Height: 179cm
  • Star sign: Leo
  • Chinese zodiac: Monkey
  • Blood type: A


Gimana, kakkoi kan? liat aja gambarnya pasti pada mimisan :D
ada satu pic Dean Fujioka lagi nie..sebenarnya masi banyak tapi males upload :P
silahkan yang mau pelet atau guna-guna :D

a

Fujioka liat apa ya? liatin aku ya :D jadi malu nie...

Tau gak kalo Dean Fujioka itu pintar fasih banget berbahasa China, Jepang, dan Inggris...
wah, keren ya...mau donk pintar kayak Dean...
kira-kira dia bisa bahasa Indonesia gak ya? :D -ngarep-

slain itu, Dean Fujioka juga seorang model lho...
wah, tambah perfect aja nie aktor...udah keren, tampan, rich, pintar, model...
apa coba yang kurang? kurang pacar kale ya :D
kalo ada audisi jadi pacar Dean pasti aku ikutan dech...ehehe...





Sabtu, 03 Desember 2011

Mayoritas Wanita Jepang Tak Ingin Hamil



PARA wanita Jepang semula punya siklus lahir, besar, lulus perguruan tinggi, menikah, berhenti kerja dan mengurus anak.

Ini bukannya wanita tidak ingin berkarier. Masalahnya adalah setelah melahirkan, gaji mereka--bahkan yang bekerja di bank--tidak cukup untuk membayar baby sitter. Boleh dititip ke tempat penitipan bayi tapi setelah usianya di atas dua tahun.

Maka, wanita Jepang memilih mengurus anak, membesarkan mereka hingga sukses. Soal berikutnya muncul, anak-anak yang dibesarkan dengan susah payah itu semakin sukses semakin jauh dari orang tua.

Usia harapan hidup di Jepang sangat tinggi, termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. 

Usia harapan hidup bahkan di atas 80 tahun. Artinya, setelah pensiun sebagai karyawan pada usia 65 tahun, orang tua Jepang masih harus menjalani hidup sekitar 15 tahun dengan menikmati hidup sebagai pensiunan atas biaya pemerintah.

Lama-lama, jumlah pensiunan membengkak, jumlah anggaran pemerintah kian terbatas. Walhasil, jumlah tunjangan pensiunan makin turun.

Lalu, orang-orang tua itu hidup di panti jompo, sementara anak-anak mereka menikmati kesuksesan. Para wanita bertanya: lalu untuk apa punya anak? Pertanyaan berikut sudah bisa ditebak. Untuk apa menikah?

Pertanyaan tersebut menemukan jawaban berikut: para wanita ogah menikah, enggan punya anak. Mereka memilih karier.

Itulah yang terjadi di Jepang saat ini. Para wanita lebih senang menghabiskan waktu di kantor, membangun karier, dan hidup mandiri.

Lama-lama, jumlah wanita lajang makin meningkat. Dampak ikutannya, jumlah bayi yang lahir semakin berkurang.

Datanglah ke Tokyo. Sangat jarang kita menemukan wanita hamil atau bayi di tempat-tempat keramaian. Sebagian besar pemandangan adalah para wanita mandiri, yang modis, dan tidak takut ke McD atau resto tengah malam, seorang diri.

Gejala itu mendorong struktur usia penduduk Jepang makin tua. Anak-anak masa depan Jepang makin berkurang jumlahnya. Seperti piramida terbalik.

Setiap tahun, ada saja taman kanak-kanak yang tutup karena kekurangan siswa. Sebaliknya, panti jompo--yang banyak mempekerjakan warga Indonesia dan Filipina--semakin bertambah jumlahnya.

Pemerintah yang risau mendorong para wanita untuk menikah dan punya anak. Stasiun TV didorong untuk menayangkan berita-berita tentang nikmatnya membangun keluarga. Satu keluarga beranak 10 merupakan berita besar bagi TV Jepang.

Sambil imbauan itu belum memperlihatkan hasil, toko-toko anjing, toko pakaian anjing, dan tempat penyewaan anjing seperti Dogy Park di jalan menuju Gunung Fuji tumbuh subur. 
Bahkan banyak sekolah khusus untuk anjing.

Kenapa begitu? Ya, karena anjing merupakan kawan favorit para wanita lajang Jepang. Alangkah beruntungnya anjing-anjing di Jepang.